<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berusaha Disaat Bisa</title>
	<atom:link href="http://kalabisa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kalabisa.wordpress.com</link>
	<description>Merangkai Kata, Menyirat Makna</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Aug 2011 06:16:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kalabisa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Berusaha Disaat Bisa</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kalabisa.wordpress.com/osd.xml" title="Berusaha Disaat Bisa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kalabisa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Syukur</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/syukur/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/syukur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 15:15:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/syukur/</guid>
		<description><![CDATA[Mempergunakan nikmat atau pemberian yang ada pada kita sesuai dengan yang dikehendaki oleh yang memberi kenikmatan itu. Boleh juga diertikan mempergunakan sesuatu pemberian Allah sesuai dengan yang ditentukan oleh Allah. Dengan itu orang yang tidak mempergunakan kurniaan Allah pada jalan yang diredaiNya maka orang itu kufur terhadap kurniaan Allah atau dia tidak bersyukur kepada Allah. &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/syukur/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=37&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mempergunakan nikmat atau pemberian yang ada pada kita sesuai dengan yang dikehendaki oleh yang memberi kenikmatan itu. Boleh juga diertikan mempergunakan sesuatu pemberian Allah sesuai dengan yang ditentukan oleh Allah. Dengan itu orang yang tidak mempergunakan kurniaan Allah pada jalan yang diredaiNya maka orang itu kufur terhadap kurniaan Allah atau dia tidak bersyukur kepada Allah. Termasuk dalam golongan orang yang tidak bersyukur ialah orang yang tidak mempergunakan<br />
pemberian Allah dan membiarkan pemberian itu begitu sahaja dan membazir. Kesimpulanya, syukur bermaksud patuh dan taat. <a title="You are my sunshine" href="http://www.flickr.com/photos/66556228@N00/2433280650/"><img style="margin:5px 0 5px 5px;" src="http://static.flickr.com/3183/2433280650_e700a1de4e_m.jpg" border="0" alt="" align="right" /> </a></p>
<p>Antara tindakan yang menandakan syukur itu ialah:</p>
<p>1. Merasa gembira atas sesuatu pemberian yang diterima.</p>
<p>2. Menyatakan kegembiraan dengan ucapan dan perbuatan.</p>
<p>3. Memelihara pemberian dengan baik dan mempergunakannya sesuai dengan yang dikehendaki oleh pemberi.</p>
<p>4. Membalas pemberian tersebut. Kalau kepada Allah maka dibalas dengan mempergunakan kurniaanNya dengan landasan patuh dan taat kepadaNya. Kalau kepada manusia, pemberian itu dibalas dengan pemberian lain atau sekurangnya dengan doa.</p>
<p><strong>Sebab kufur nikmat</strong></p>
<p>1. Sebab kebodohan dan tidak mengerti.Harta kekayaan atau sebagainya yang dianugerahkan oleh Allah tidak dapat mereka fahami sebagai nikmat Allah. Bahkan mereka merasa datangnya atas usaha mereka . Mereka lupa dan lalai bahawa itu ialah nikmat Allah yang perlu dibalas dengan rasa syukur. Apabila mereka ditimpa bencana atau sakit, atau kesusahan, mereka mulai memohon pertolongan Allah.</p>
<p>2. Ada orang yang mengetahui nikmat Allah tetapi enggan bersyukur atau melakukan perkara yang menyatakan syukur. Ini disebabkan mereka terpengaruh oleh hawa nafsu.</p>
<p>3. Kufur nikmat disebabkan mereka yang selalu melihat ke atas dan tidak melihat ke bawah. Disebabkan ia selalu melihat ke atas maka ia biasanya tidak mudah merasa cukup dengan apa yang dia ada. Dia sentiasa mahu menambah apa yang ada padanya dan merasa tidak cukup apa yang ada. Jika ia memandang ke bawah tentu ia merasa syukur kerana ia mempunyai lebih dari orang lain.</p>
<p><strong>Bencana yang menimpa juga perlu diterima dengan rasa syukur kerana:</strong></p>
<p>1. Setiap bencana yang menimpa kita haruslah diterima dengan rasa syukur kerana Allah boleh menimpakan bencana yang lebih besar. Sebesar manapun kita menerima bencana, Allah Maha Berkuasa menurunkan bencana lebih besar. Bersyukurlah kerana kita tidak ditimpakan bencana lebih besar dari yang kita telah terima.</p>
<p>2. Sesuatu bencana dari Allah di dunia adalah merupakan kifarat kepada dosa yang kita telah lakukan agar kita insaf. Bayangkan jika Allah tangguhkan hukumanNya hingga akhirat, maka kita akan lebih menderita kerana satu hari di akhirat adalah bersamaan 1000 tahun di dunia serta siksaan di akhirat adalah jauh lebih mengerikan.Sabda Rasulullah:&#8221;Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hambaNya, maka Ia turunkan siksaanNya di dunia dan jika menghendaki kebinasaanNya, maka ia menangguhkan dosanya hingga Ia membalasnya di akhirat.&#8221; Durratun Nashihin</p>
<p>3. Bencana yang ditimpakan adalah merupakan peluang untuk seseorang memperolehi ganjaran di sisi Allah iaitu ganjaran kerana ia bersabar. Firman Allah &#8220;Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu akan dipenuhi pahalanya tanpa ada batas hitungannya.&#8221; Az Zumar 10.</p>
<p><strong><a title="Seagull Invasion" href="http://www.flickr.com/photos/12100303@N06/2431602736/"><img style="margin:10px 10px 10px 0;" src="http://static.flickr.com/2053/2431602736_44830996f4_m.jpg" border="0" alt="" align="left" /> </a>Keuntungan bagi mereka yang bersyukur</strong></p>
<p>1. Orang yang bersyukur tidak akan disiksa oleh Allah: Firman Allah: &#8220;Mengapa Allah menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.&#8221; An Nisaa 147</p>
<p>2. Orang yang bersyukur diberi tambahan nikmat oleh Allah. Firman Allah: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, nescaya akan Ku tambahkan nikmat Ku dan jika kamu kufur, maka sesungguhnya azabKu amatlah pedih&#8221; Ibrahim 7</p>
<p>3. Orang yang bersyukur akan merasakan ketenteraman jiwa dan memiliki sifat merasa cukup dengan apa yang ada (qanaah). Dia tidak merasa resah gelisah kerana kekurangan yang ada pada dirinya.</p>
<p>4. Orang yang bersyukur menafaatkan apa yang telah dikurniakan kepadanya sebaik mungkin sebagai suatu nikmat dari Allah.</p>
<p>5. Orang-orang yang bersyukur akan mudah dalam pergaulan dan disenangi masyarakat.</p>
<p><strong>Keuntungan bagi mereka yang sabar</strong></p>
<p>1. Mereka memperolehi pahala yang tiada terkira banyaknya (Firman Allah surah Az Zumar 10)</p>
<p>2. Mereka akan dihapuskan dosanya oleh Allah. Sabda Rasulullah &#8220;Tidak ada seorang muslim yang terkena suatu gangguan, baik berupa duri atau lebih dari itu, melainkan Allah akan menghapuskan kesalahannya dan menggugurkan dosanya sebagaimana gugurnya daun dari pohon.&#8221; Riwayat Bukhari dan Muslim.</p>
<p>3. Mereka akan memperolehi kebahagiaan hidup di akhirat. Sabda Rasulullah: &#8220;Allah pasti akan menguji salah seorang dari kamu dengan sesuatu kesusahan, seperti halnya salah seorang dari kamu menguji emasnya dengan api. Sebahagian dari mereka ada yang berjaya keluar dari cubaan Allah seperti emas murni dan sebahagian yang lain ada yang keluar seperti emas yang hitam. Riwayat Tabrani.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=37&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/syukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/3183/2433280650_e700a1de4e_m.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/2053/2431602736_44830996f4_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Konsep usaha menurut pandangan Islam</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/konsep-usaha-menurut-pandangan-islam/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/konsep-usaha-menurut-pandangan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 14:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[daawah.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/konsep-usaha-menurut-pandangan-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Bismillah Walhamdulillah Was Salaatu Was Salaam &#8216;ala Rasulillah. ISLAM mewajibkan setiap umatnya bekerja untuk menjadikan mata pencarian sumber rezekinya dan menghasilkan pendapatan itu bagi menyara hidupnya. Islam memberi berbagai-bagai kemudahan hidup dan jalan-jalan mendapatkan rezeki di bumi Allah yang penuh dengan segala nikmat ini. FirmanNya yang bermaksud: &#8220;Dan sesungguhnya Kami telah menetapkan kamu (dan memberi &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/konsep-usaha-menurut-pandangan-islam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=36&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah Walhamdulillah Was Salaatu Was Salaam &#8216;ala Rasulillah.</p>
<p>ISLAM mewajibkan setiap umatnya bekerja untuk menjadikan mata pencarian sumber rezekinya dan menghasilkan pendapatan itu bagi menyara hidupnya.<br />
Islam memberi berbagai-bagai kemudahan hidup dan jalan-jalan mendapatkan rezeki di bumi Allah yang penuh dengan segala nikmat ini.</p>
<p>FirmanNya yang bermaksud: &#8220;Dan sesungguhnya Kami telah menetapkan kamu (dan memberi kuasa) di bumi, dan Kami jadikan untuk kamu padanya (berbagai-bagai jalan) penghidupan&#8230;&#8221; (Al-A&#8217;raf:10).<br />
Dan firmanNya lagi yang bermaksud:&#8221;Dialah yang menjadikan bumi bagi kamu mudah digunakan, maka berjalanlah di merata-rata ceruk rantaunya, serta makanlah dari rezeki yang dikurniakan Allah dan kepadaNya jualah dibangkitkan hidup semula.&#8221; (Al-Mulk:15).<br />
Islam memerintahkan umatnya mencari rezeki yang halal kerana pekerjaan itu adalah bagi memelihara maruah dan kehormatan manusia.<br />
Firman Allah SWT, maksudnya:&#8221;Wahai sekelian manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik&#8230;&#8221; (Al-Baqarah:168).<br />
<a title="Sahara Express" href="http://www.flickr.com/photos/46901553@N00/2431063354/"><img style="margin:10px 10px 5px 0;" src="http://static.flickr.com/2160/2431063354_5d567d8642_m.jpg" alt="" align="left" border="0" /> </a></p>
<p>Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud:&#8221;Mencari kerja halal itu wajib atas setiap orang Islam.&#8221;</p>
<p>Oleh yang demikian Islam mencela kerja meminta-minta atau mengharapkan pertolongan orang lain kerana ianya boleh merendahkan harga diri atau maruah.<br />
Dalam sebuah hadis Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:&#8221;Bahawa sesungguhnya seorang kamu yang pergi mengambil seutas tali, kemudian mengikat seberkas kayu api lalu menjualnya hingga dengan sebab itu ia dapat memelihara harga dirinya, adalah lebih baik daripada ia pergi meminta-minta kepada orang sama ada mereka memberinya atau menolaknya.&#8221;<br />
Sebuah hadith lagi bermaksud:Dilaporkan bahawa seorang lelaki yang cergas dan gagah sedang lalu di hadapan baginda menuju ke satu arah tertentu, lalu kedengaran para sahabat berkata: &#8220;Alangkah bagusnya kalau orang ini berjuang pada jalan Allah.&#8221;<br />
Maka baginda Rasulullah s.a.w. bersabda:&#8221;Sekiranya dia keluar berusaha untuk anaknya yang kecil, maka dia berjuang pada jalan Allah, kalau ia berusaha untuk kedua ibu bapanya yang telah tua itupun berjuang pada jalan Allah, kalau dia berusaha untuk menyara dirinya pun, maka itu pun berjuang pada jalan Allah.&#8221;</p>
<p><strong>Kerja Sebagai Asas Kemajuan Ummah<br />
</strong>Islam mewajibkan kerja untuk tujuan mendapatkan mata pencarian hidup dan pendapatan secara langsung mendorong kepada kemajuan sosio ekonomi.<br />
Islam mengambil perhatian yang bersungguh-sungguh terhadap kemajuan ummah kerana itu ia sangat menekankan kemajuan di peringkat masyarakat dengan menggalakkan berbagai kegiatan ekonomi sama ada di sektor pertanian, perusahaan dan perniagaan.</p>
<p>Dalam hadith-hadith Rasulullah s.a.w. sangat ketara dorongan ke arah kemajuan ekonomi di sektor tersebut sebagai contohnya:<br />
<em>1. Di bidang pertanian.</em><br />
Hadith bermaksud: &#8220;Tiadalah seseorang mukmin itu menyamai akan semaian akan menanam tanaman lalu dimakan oleh burung atau manusia melainkan ianya adalah menjadi sedekah.&#8221; (Riwayat Muslim).<br />
<em>2. Di bidang peruashaan.</em><br />
Hadith bermaksud: &#8220;Sebaik-baik usaha ialah usaha seseorang pengusaha apabila ia bersifat jujur dan nasihat menasihati.&#8221; (Riwayat Ahmad).<br />
<em>3. Di bidang perniagaan.</em><br />
Rasulullah s.a.w. pernah meletakkan para peniaga kepada kedudukan yang sejajar dengan para nabi, orang-orang yang benar, para syuhada&#8217; dan orang-orang soleh dengan sabdanya yang bermaksud: &#8220;Peniaga yang jujur adalah bersama para nabi, orang-orang sadiqin, para syuhada&#8217; dan orang-orang soleh.&#8221;<br />
Baginda juga menyatakan bahawa sembilan persepuluh daripada rezeki itu adalah pada perniagaan. (Riwayat At-Tirmizi dan Hakim).<br />
<a title="Morayshire" href="http://www.flickr.com/photos/20119033@N00/2431711570/"><img style="margin:10px 0 10px 10px;" src="http://static.flickr.com/2140/2431711570_758b5616f8_m.jpg" alt="" align="right" border="0" /> </a></p>
<p><strong>Islam Menolak Pengangguran<br />
</strong>Islam menuntut umatnya bekerja secara yang disyariatkan atau dibenarkan menurut syarak bagi menjamin kebaikan bersama dan mengelak dari meminta-minta dan sebaliknya hendaklah berdikari.</p>
<p>Islam adalah sentiasa memandang berat dan menyeru umatnya untuk bekerja dan terus mencari rezeki melalui dua pendekatan berikut:<br />
<span style="text-decoration:underline;">a. Islam melarang dan mencegah umatnya meminta-minta.Islam melarang dan mencegah umatnya meminta-minta dan menganggur.</span> Banyak hadith-hadith Nabi s.a.w. mengenai larangan berusaha dengan cara meminta-minta.<br />
Baginda Rasulullah s.a.w. sering benar mengarahkan orang yang datang meminta-minta supaya mereka bekerja.<br />
Umpamanya suatu ketika seorang fakir datang meminta-minta kepada baginda, lalu baginda bertanya: &#8220;Adakah anda memiliki sesuatu?&#8221; &#8220;Tidak,&#8221; kata lelaki itu.<br />
Baginda bertanya lagi dengan bersungguh-sungguh, lalu lelaki itu menjawab: &#8220;Saya ada sehelai hamparan yang separuhnya kami jadikan alas duduk dan separuh lagi kami buat selimut dan ada sebuah mangkuk yang kami gunakan untuk minum.<br />
&#8220;Maka baginda bersabda kepadanya: &#8220;Bawa kedua-duanya benda itu kepada saya.&#8221;<br />
Lalu dibawanya kedua-dua barang itu kemudian Nabi tunjukkan barang-barang itu kepada orang yang berada di sisi baginda kalau ada sesiapa yang hendak membelinya.<br />
Akhirnya baginda dapat menjualnya dengan harga dua dirham dan diberikannya wang tersebut kepada lelaki itu sambil baginda berkata: &#8220;Belilah makanan untuk keluargamu dengan satu dirham manakala satu dirham lagi belikanlah sebilah kapak.&#8221;<br />
Kemudian Rasulullah meminta lelaki itu datang lagi, lalu lelaki itu pun datang dan baginda telah membubuhkan hulu kapak itu dan menyuruh lelaki itu pergi mencari kayu api sambil baginda mengatakan supaya lelaki itu tidak akan berjumpanya lagi dalam masa 15 hari.<br />
Lelaki itu pergi dan kembali lagi kemudian selepas 15 hari sambil membawa 10 dirham, lalu ia berkata: &#8220;Wahai Rasulullah, Allah SWT telah memberkati saya pada kerja yang tuan suruh saya itu.&#8221;<br />
Maka baginda Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Ini adalah lebih baik daripada anda datang pada hari kiamat kelak sedang pada muka anda bertanda-tanda kerana meminta-minta.&#8221;</p>
<p>Berdasarkan kepada banyaknya hadith-hadith mengenai perkara ini, para ulama&#8217; membuat kesimpulan bahawa larangan meminta-minta itu bukanlah sekadar perintah bersifat akhlak sahaja bahkan orang yang menjadikan kerja meminta-minta itu sebagai &#8216;profesion&#8217; hendaklah dikenakan hukuman kesiksaan yang berpatutan (takzir).</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">b. Dengan cara menggalakkan dan mendorong seseorang Islam bekerja dengan berbagai-bagai galakan, sebagaimana hadis yang telah disebutkan mengenai pertanian, perniagaan, perusahaan dan sebagainya.</span><br />
Ada setengah ulama&#8217; yang membincangkan mengenai kelebihan di antara cara-cara berusaha itu yang kesimpulannya bahawa perkara itu adalah berbeza-beza mengikut keperluan, orang dan keadaan masing-masing.<br />
<a href="http://www.flickr.com/photos/8059496@N05/2430740297/"><img style="margin:10px 10px 5px 0;" src="http://static.flickr.com/3129/2430740297_b181af4572_m.jpg" alt="" align="left" border="0" /> </a></p>
<p><strong>Kesimpulan </strong><br />
Berdasarkan kepada keterangan ayat-ayat al-Quran dan hadis-hadis Rasulullah s.a.w. dengan huraian-huraian seperti yang disebutkan dapatlah dibuat kesimpulan bahawa Islam sangat mengambil berat terhadap &#8216;kerja&#8217; dengan menjelaskan konsep kerja itu dan kedudukannya yang tinggi dalam susun-atur ajaran islam.</p>
<p>Ringkasnya kita dapat simpulkan seperti berikut:<br />
<strong>i.</strong> Kerja menurut konsep Islam adalah segala yang dilakukan oleh manusia yang meliputi kerja untuk dunia dan kerja untuk akhirat.<br />
<strong>ii.</strong> Kerja untuk kehidupan dunia sama ada yang bercorak jasmani (blue collar job) atau bercorak aqli atau mental (white collar job) adalah dipandang sama penting dan mulia di sisi Islam asal sahaja dibolehkan oleh syarak.<br />
<strong>iii.</strong> Islam mewajibkan kerja ke atas seluruh umatnya tanpa mengira darjat keturunan atau warna kulit, kerana seluruh umat manusia adalah sama di sisi Allah SWT, melainkan kerana taqwanya.<br />
<strong>iv.</strong> Masyarakat Islam adalah sama-sama bertanggungjawab dan bekerjasama melalui kerja masing-masing, berdasarkan kebolehan dan kelayakan serta kelainan bidang masing-masing, kerana segala kerja mereka adalah bersumberkan iman dan bertujuan melaksanakan amal.<br />
<strong>v.</strong> Kerja adalah asas penilaian manusia dan tanggungjawab yang diberikan kepadanya sebagai khalifah Allah SWT dan hambaNya untuk memakmurkan bumi ini dan sekaligus beribadat kepada Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam.<br />
<strong>vi.</strong> Kerja merupakan cara yang tabi&#8217;i untuk manusia mencari nafkah bagi menyara hidupnya dan keluarga melalui berbagai bidang sektor pekerjaan dan perusahaan yang terbuka peluangnya dengan persediaan dan kemudahan alam yang Allah SWT sediakan di atas muka bumi ini.<br />
<strong>vii.</strong> Islam melarang atau menolak pengangguran kerana ia akan dedahkan kepada kelemahan dan kefakiran dan jatuhnya maruah diri atau ummah, kerana Islam menghendaki setiap umatnya bermaruah dan berdikari, tidak meminta-minta dan berharap kepada bantuan dan belas kasihan orang lain; bahkan sebaliknya hendaklah menjadi ummah yang kuat dan mampu membela mereka yang lemah dan tertindas agar seluruh manusia menikmati keadilan dan rahmat yang dibawa oleh Islam sebagai agama atau &#8216;ad-din&#8217; yang tertinggi dan mengatasi seluruh kepercayaan dan ideologi manusia.</p>
<p>Firman Allah SWT yang bermaksud:&#8221;Dialah (Allah) yang mengutuskan RasulNya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dengan agama yang benar (Islam), supaya ia menegakkannya dan meninggikannya atas segala agama yang lain, walaupun orang musyrik membencinya.&#8221; (As-Saf:9).</p>
<p>[Oleh HAJI AHMAD AWANG]</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=36&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/konsep-usaha-menurut-pandangan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/2160/2431063354_5d567d8642_m.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/2140/2431711570_758b5616f8_m.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/3129/2430740297_b181af4572_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Menurut Kaca Mata Islam</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/pembangunan-menurut-kaca-mata-islam/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/pembangunan-menurut-kaca-mata-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 14:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/pembangunan-menurut-kaca-mata-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Pembangunan adalah satu peningkatan dari keadaan yang kurang baik kepada yang lebih baik. Ia adalah satu Sunnah Allah S.W.T. dengan mengikut nilai-nilai murni yang berlandaskan kehendak Islam. 1.Berusaha Untuk Kebendaan Setelah Menunaikan Ibadah Firman Allah: Kemudian setelah selesai sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk menjalankan urusan masing-masing), dan carilah apa yang kamu hajati &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/pembangunan-menurut-kaca-mata-islam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=35&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangunan adalah satu peningkatan dari keadaan yang kurang baik kepada yang lebih baik. Ia adalah satu Sunnah Allah S.W.T. dengan mengikut nilai-nilai murni yang berlandaskan kehendak Islam.</p>
<p><strong>1.Berusaha Untuk Kebendaan Setelah Menunaikan Ibadah</strong><br />
Firman Allah: Kemudian setelah selesai sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk menjalankan urusan masing-masing), dan carilah apa yang kamu hajati dari limpah kurnia Allah, serta ingatlah akan Allah banyak-banyak (dalam segala keadaan) supaya kamu berjaya (di dunia dan akhirat). (Al-Jumu’ah:10)</p>
<p><strong>2.Memajukan Bahan-Bahan Di Bumi</strong><br />
Firman Allah: Dialah yang menjadikan kamu dari bahan-bahan bumi, serta menghendaki kamu memakmur-kannya. Oleh itu mintalah ampun kepada Allah dari perbuatan syirik, kemudian kembalilah kepada-Nya dengan taat dan tauhid. Sesungguhnya Tuhanku sentiasa dekat lagi sentiasa memperkenankan permohonan hamba-Nya. (Hud :61).</p>
<p><strong>3.Allah Menyuruh Manusia Bercucuk Tanam.</strong><br />
Firman Allah: Dan Dialah (ALLAH) yang menjadikan) untuk kamu) kebun-kebun yang menjalar tanamannya dan yang tidak menjalar; dan pohon-pohon tamar (kurma) dan tanaman yang berlainan (bentuk rupa dan) rasanya dan buah zaiton dan delima yang bersamaan (warnanya dan daunnya) dan tidak bersamaan (rasanya) (Al-An’am: 141)</p>
<p><strong>4.Allah Menyuruh Manusia Memikirkan Dan Memerhatikan Kejadiannya.</strong><br />
Firman Allah: Patutkah mereka menutup mata dan tidak memerhatikan (kekuasaan Allah pada) burung-burung yang terbang di atas mereka ,(siapakah yang menjaganya ketika itu) burung-burung itu mengembangkan sayapnya dan mengatupnya? Tidak ada yang menahannya (daripada jatuh)<br />
melainkan (kekuasaan) Allah Yang Maha Pemurah. (Al-Mulk:19)</p>
<p><strong>5.Laut Merupakan Sumber Rezeki.</strong><br />
Firman Allah: Dan Dialah yang memudahkan laut, supaya kamu dapat makan daripadanya daging yang hidup-hidup dan dapat pula mengeluarkan daripadanya benda-benda perhiasan untuk kamu memakainya; dan (selain itu) engkau melihat pula kapal-kapal belayar padanya;dan lagi supaya kamu dapat mencari rezeki dari limpah kurnia-Nya: dan supaya kamu bersyukur.(An-Nahl: 14).</p>
<p><strong>6.Allah Akan Memberi Kekayaan Kepada Siapa Yang Berusaha.</strong><br />
Firman Allah: Sesiapa yang keadaan susahnya semata-mata berkehendakkan kehidupan dunia dan perhiasannya (dengan tidak disaksikan sama oleh Al-Quran tentang sah batalnya), maka kami akan sempurnakan hasil usaha mereka di dunia, dan mereka tidak dikurangkan sedikit pun padanya. (Hud:15)</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/11635434@N00/2432523017/"><img style="margin:10px 10px 0;" src="http://static.flickr.com/3029/2432523017_ec00516d68_m.jpg" alt="" align="right" border="0" /> </a></p>
<p>PEMBANGUNAN MENURUT HADIS<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Galakkan Supaya Membangunkan Industri Dan Pertanian.</strong><br />
Sabda Rasulullah: Tiada seorang muslim pun yang bercucuk tanam lantas buahnya di makan burung atau binatang atau manusia, melainkan baginya sebagai sedekah. (Riwayat Muslim)</p>
<p><strong>Mengusahakan Tanah Sendiri Atau Minta Orang Lain Mengusahakannya.<br />
</strong>Sabda Rasulullah: Barang siapa yang memilik tanah maka tanamlah atau berikan kepada kawannya. (Riwayat Al- Bukhari dan Muslim).</p>
<p><strong>Allah Kasih Kepada Orang Yang Berusaha/Bekerja.</strong><br />
Sabda Rasulullah: Mereka yang mencari harta dunia (kekayaan) dengan cara jalan yang halal dan menahan dirinya dari meminta-minta (tidak menjadi pengemis) dan berusaha mencari nafkah untuk keluarganya dan berbelas kasihan sayang terhadap jiran tetangganya, di hari kiamat kelak ia akan berjumpa dengan Allah pada hal mukanya berseri-seri seperti bulan purnama di waktu malam. (Riwayat At-Tabrani)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=35&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/pembangunan-menurut-kaca-mata-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/3029/2432523017_ec00516d68_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MENJANA KEHEBATAN DIRI DALAM PERGAULAN</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/menjana-kehebatan-diri-dalam-pergaulan/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/menjana-kehebatan-diri-dalam-pergaulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 13:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[daawah.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/menjana-kehebatan-diri-dalam-pergaulan/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Dato&#8217; Dr Hj Mohd Fadzilah Kamsah Jangan Ada Benci Di Hati Ramai juga orang yang gagal dalam pergaulan kerana menyimpan perasaan BENCI dalam hati mereka. Tuhan itu maha adil. Perasaan benci dalam diri kita akan menyebabkan ramai orang mudah benci terhadap kita. Misalnya, orang yang membenci ibu bapanya mungkin akan dibenci oleh rakan-rakannya. Orang &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/menjana-kehebatan-diri-dalam-pergaulan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=34&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Dato&#8217; Dr Hj Mohd Fadzilah Kamsah</p>
<p><strong>Jangan Ada Benci Di Hati<br />
</strong>Ramai juga orang yang gagal dalam pergaulan kerana menyimpan perasaan BENCI dalam hati mereka. Tuhan itu maha adil. Perasaan benci dalam diri kita akan menyebabkan ramai orang mudah benci terhadap kita. Misalnya, orang yang membenci ibu bapanya mungkin akan dibenci oleh rakan-rakannya. Orang yang membenci jirannya atau bekas kekasihnya mungkin akan dapat kebencian daripada rakan sekerjanya atau malahan ketua jabatannya.<br />
Justeru hapuskanlah segala perasaan benci daripada hati kita agar kita mudah menjalin hubungan dengan orang lain.</p>
<p><strong>Kaedah Mengikis Benci<br />
</strong>Cara yang terbaik untuk mengikis benci ialah dengan memaafkan semua orang sebelum tidur malam. Jika setiap malam sebelum tidur kita sentiasa mencuci muka, memberus gigi, membersihkan diri dan mengibas tempat tidur, tidak bolehkah kita mencuci hati kita dengan memaafkan semua orang sebelum tidur?<br />
Pengalaman secara peribadi penulis menunjukkan bahawa dengan memaafkan semua orang sebelum tidur, kita akan dapat membersihkan hati serta menenangkan fikiran dan mudah menjalin hubungan baik dengan orang lain.</p>
<p><a title="Lagoa da Frouxeira, Valdoviño, Galicia (Spain)" href="http://www.flickr.com/photos/96511892@N00/2431003092/"><img style="margin:10px 10px 10px 0;" src="http://static.flickr.com/3155/2431003092_aee0bba232_m.jpg" border="0" alt="" width="240" height="161" align="left" /> </a></p>
<p><strong>Faktor-faktor Yang Boleh Merangsang Kehebatan Dalam Pergaulan<br />
</strong>Antara faktor yang menyebabkan kita mudah berinteraksi dengan orang lain dan orang lain mudah tertarik kepada kita ialah:<br />
1) Jaga solat dan lakukan ibadah-ibadah khusus dan umum yang lain.<br />
2) Sentiasa bersangka baik terhadap semua orang (walaupun kita perlu berwaspada setiap masa).<br />
3) Sentiasa memberikan senyuman ikhlas kepada orang di sekeliling kita.<br />
4) Banyakkan bersedekah, samada dalam bentuk wang, senyuman, bantuan tenaga, masa, nasihat, idea, pandangan, sokongan moral dan doa yang berterusan.<br />
5) Sentiasa memperbanyakkan sabar. Nabi s.a.w. pernah berpesan supaya mencari 144 sebab sebelum kita memarahi orang.<br />
6) Sentiasa ceria apabila berjumpa dengan orang lain. Pastikan setiap orang seronok berinteraksi dengan kita.<br />
7) Pamerkan perasaan sayang dan sentiasa sayang-menyayangi antara satu dengan yang lain.<br />
8) Bentuk dan pamerkan sahsiah yang positif setiap masa. Peribadi yang kurang sopan akan menyebabkan orang lain rasa mual terhadap kita.<br />
9) Amalkan sunnah-sunnah harian setiap masa dan insyaAllah orang lain akan tertarik kepada kita.<br />
10) Jika wujud sebarang perasaan sombong atau benci terhadap orang lain, terus ingatkan diri kita tentang mati. Kita mudah insaf dan balik ke pangkal jalan apabila mengingati mati.<br />
11) Sentiasa syukur dan redha atas pemberian Allah swt.<br />
12) Sentiasa memberi salam dan ucap selamat kepada orang lain. Pemberian salam akan mengukuhkan hubungan sesama manusia.<br />
13) Pamerkan simpati kepada setiap individu-individu yang memerlukan simpati dan perhatian.<br />
14) Jadilah pendengar dan kawan yang setia.<br />
15) Sampaikan berita baik tentang orang lain dan sembunyikan kelemahan atau keburukan orang lain.<br />
16) Sentiasalah bermaaf-maafan sebelum berpisah dengan seseorang dan iringi perpisahan dengan doa.</p>
<p><strong>Terlebih Dahulu Baiki Diri<br />
</strong>Untuk menarik perhatian orang lain terhadap diri kita, kita perlu terlebih dahulu menyayangi dan memperbaiki diri kita. Orang yang mengasihi dirinya tidak akan melakukan sebarang kegiatan yang boleh mensabotaj dan merosakkan dirinya. Setiap tindak-tanduknya akan dilakukan secara berhikmah dan sentiasa memikirkan perasaan orang lain. Ingatlah pesanan seorang sarjana:<br />
&#8220;Orang tidak kisah setakat mana yang anda tahu (berilmu), sehinggalah mereka tahu yang anda kisah terhadap mereka</p>
<p>Berjihad itu WAJIB</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=34&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/menjana-kehebatan-diri-dalam-pergaulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/3155/2431003092_aee0bba232_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ciri-ciri Kemenangan</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/ciri-ciri-kemenangan/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/ciri-ciri-kemenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 11:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkirah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/ciri-ciri-kemenangan/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari kita mendengar bilal melaungkan Haiyaalafallah (Marilah menuju kemenangan) dalam laungan azan lima kali sehari. Apakah kemenangan yang dimaksudkan? Dalam Al Quran ada tiga istilah yang dimaksudkan dengan kemenangan iaitu &#8220;al falah&#8221;,&#8221;al fawzu&#8221; dan &#8220;al Nasr&#8221;. Kita perlu mengetahui ciri-ciri kemenangan agar dapat tergolong di dalam hamba-hamba Allah yang mendapat kemenangan di dunia dan &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/ciri-ciri-kemenangan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=33&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap hari kita mendengar bilal melaungkan Haiyaalafallah (Marilah menuju kemenangan) dalam laungan azan lima kali sehari. Apakah kemenangan yang dimaksudkan? Dalam Al Quran ada tiga istilah yang dimaksudkan dengan kemenangan iaitu &#8220;al falah&#8221;,&#8221;al fawzu&#8221; dan &#8220;al Nasr&#8221;.
<p>Kita perlu mengetahui ciri-ciri kemenangan agar dapat tergolong di dalam hamba-hamba Allah yang mendapat kemenangan di dunia dan di akhirat.<a title=".happy face." href="http://www.flickr.com/photos/8049827@N02/2419806776/"> <img height="107" src="http://static.flickr.com/3178/2419806776_cab877df42_m.jpg" width="160" align="right" border="0"> </a>
<p>Antara ciri atau sifat yang membawa kemenangan yang digambarkan dalam Al Quran ialah seperti berikut:
<ul>
<li>Orang-orang yang membersihkan jiwanya &#8211; Al A’la ayat 14.
<li>Orang-orang yang mendapat petunjuk tuhan. &#8211; Al Baqarah ayat 5
<li>Orang menyeru kepada yang baik dan menegah dari perkara yang mungkar &#8211; Al Imran ayat 104
<li>Orang yang beriman dengan Rasulullah, yang memuliakannya, yang menolong dan membelanya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkannya &#8211; Al A&#8217;raf ayat 157
<li>Orang yang berjihad dengan harta benda dan dirinya &#8211; At Taubah ayat 88
<li>Orang yang beriman dan taat serta patuh. &#8211; An Nur ayat 51
<li>Orang yang membelanjakan sebahagian rezekinya kepada kaum keluarga, orang miskin dan musafir yang perlukan bantuan. &#8211; Ar Rum ayat 38
<li>Orang yang dipelihara dari kebakhilan. &#8211; At Taghaabun ayat 16
<li>Orang mukmin yang khusyuk sembahyangnya, yang menjauhkan diri dari perkara yang sia-sia, yang membayar zakat, yang memelihara kemaluannya, yang memelihara amanah dan janji dan orang yang menjaga ibadah sembahyangnya. &#8211; Al Mukminun ayat 1-11.
<li>Orang yang bertakwa. &#8211; Al Maidah ayat 100
<li>Orang yang bertaubat. &#8211; An Nur ayat 31
<li>Orang yang mengingati Allah. &#8211; Al A&#8217;Raf ayat 69
<li>Orang yang sujud dan rukuk yang mengabdi kepada Allah dan membuat kebaikan. &#8211; Al Hajj ayat 77
<li>Orang yang berat timbangan amalnya. &#8211; Al Mukminun ayat 102</li>
</ul>
<p>Marilah kita menyemak diri kita sama ada ciri-ciri yang disenaraikan di atas telah ada dalam diri kita. Jika tidak ada, maka kita tidak tergolong dalam golongan yang akan mendapat kemenangan dalam hidup ini. Bertindaklah dari sekarang kerana penamat hidup kita mungkin akan tiba esok!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=33&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/ciri-ciri-kemenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/3178/2419806776_cab877df42_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Cermin Diri</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/cermin-diri/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/cermin-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 10:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkirah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/cermin-diri/</guid>
		<description><![CDATA[Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia menghilangkan maruah diri. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/cermin-diri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=32&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia menghilangkan maruah diri.</li>
<li>Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi.</li>
<li>Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi amat sulit dilaksanakan.</li>
<li>Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada kesombongan dan kelalaian. Kesusahan dan penderitaan itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa, kecuali orang yang mukmin.</li>
<li>Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara, pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas kesalahan.</li>
<li>Orang yang sudah hilang sifat marah (dayus), cepat melahirkan sifat marah (lemah mujahadah). Orang yang ada sifat marah tapi dapat disembunyikan kecuali di tempat-tempat yang munasabah inilah manusia normal.</li>
<li>Tahu diri kita hamba itu adalah ilmu, merasa diri kita itu hamba itu penghayatan, yang kedua inilah akan lahir sifat tawaduk, malu, khusyuk, takut, hina dan lain-lain lagi sifat kehambaan.</li>
<li>Jika kita mengingati dosa, kita tidak nampak lagi kebaikan kita, apatah lagi untuk dibanggakan.</li>
<li>Lahirkan kemesraan kita sesama manusia kerana itu adalah haknya tapi jangan putus hati kita dengan ALLAH, ini adalah hakNYA pula.</li>
<li>Apabila rasa senang dengan pujian, rasa sakit dengan kehinaan menunjukkan kita ada kepentingan peribadi, tanda kita tidak ikhlas membuat kebaikan.</li>
</ul>
<ol></ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=32&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/cermin-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 macam manusia</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/4-macam-manusia/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/4-macam-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 10:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkirah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/4-macam-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[Khalil bin Ahmad menyatakan, bahawa darjat manusia terbahagia kepada empat macam, iaitu : Manusia yang tahu (mengerti) dan dia tahu bahawa ia tahu. Yang demikian ialah manusia yang berilmu, yang boleh dijadikan pemimpin. Manusia yang tahu, tapi dia tidak tahu bahawa dia tahu. Orang yang demikian sedang tertidur, dan perlu dibangunkan. Manusia yang tidak tahu, &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/4-macam-manusia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=31&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Red Spiral" href="http://www.flickr.com/photos/15269247@N00/2418121459/"><img src="http://static.flickr.com/2172/2418121459_5c3abfa914_m.jpg" border="0" alt="" width="160" height="120" align="right" /> </a></p>
<p>Khalil bin Ahmad menyatakan, bahawa darjat manusia terbahagia kepada empat macam, iaitu :</p>
<ol>
<li>Manusia yang tahu (mengerti) dan dia tahu bahawa ia tahu. Yang demikian ialah manusia yang berilmu, yang boleh dijadikan pemimpin.</li>
<li>Manusia yang tahu, tapi dia tidak tahu bahawa dia tahu. Orang yang demikian sedang tertidur, dan perlu dibangunkan.</li>
<li>Manusia yang tidak tahu, dan dia tahu bahawa dia tidak tahu. Orang yang demikian perlu dibimbing supaya menjadi cerdas.</li>
<li>Manusia yang tidak tahu, dan tidak tahu bahawa dia tidak tahu. Orang yang demikian haruslah dijauhi.</li>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=31&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/4-macam-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/2172/2418121459_5c3abfa914_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>40 Nasihat Saidina Ali ibn Abi Talib k.w</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/40-nasihat-saidina-ali-ibn-abi-talib-kw/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/40-nasihat-saidina-ali-ibn-abi-talib-kw/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 17:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA['aalim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/40-nasihat-saidina-ali-ibn-abi-talib-kw/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah 40 nasihat Saiyidina Ali sebagaimana yang terdapat di dalam kitab Nahjul Balagh dan Al-Bayan Wattabyeen r.a.1. Pendapat seorang tua adalah lebih baik daripada tenaga seorang muda 2. Menyokong kesalahan adalah menindas kebenaran3. Kebesaran seseorang itu bergantung dengan qalbunya yang mana adalah sekeping daging4. Mereka yang bersifat pertengahan dalam semua hal tidak akan menjadi &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/40-nasihat-saidina-ali-ibn-abi-talib-kw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=41&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah 40 nasihat Saiyidina Ali sebagaimana yang terdapat di dalam kitab Nahjul Balagh dan Al-Bayan Wattabyeen r.a.<br />1. Pendapat seorang tua adalah lebih baik daripada tenaga seorang muda <br />2. Menyokong kesalahan adalah menindas kebenaran<br />3. Kebesaran seseorang itu bergantung dengan qalbunya yang mana adalah sekeping daging<br />4. Mereka yang bersifat pertengahan dalam semua hal tidak akan menjadi miskin<br />5. Jagailah ibubapa kamu, nescaya anak-anakmu akan menjagai kamu<br />6. Bakhil terhadap apa yang ditangan adalah tidak mempunyai kepecayaan terhadap Allah<br />7. Kekayaan seorang bakhil akan turun kepada ahli warisnya atau ke angin.Tidak ada yang terpencil dari seorang yang bakhil<br />8. Seorang arif adalah lebih baik daripada arif.Seorang jahat adalah lebih jahat daripada kejahatan<br />9. Ilmu adalah lebih baikdaripada kekayaan kerana kekayaan harus dijagai, sedangakan ilmu menjaga kamu<br />10. Jagalah harta bendamu dengan mengeluarkan zakat dan angkatkan kesusahan mu dengan mendirikan sembahyang</p>
<p>11. Sifat menahan kemarahan adalah lebih mulia daripada membalas dendam<br />12. Mengajar adalah belajar<br />13. Berkhairatlah mengikut kemampuan mu dan janganlah kamu jadikan keluargamu hina dan miskin<br />14. Insan terbahagi kepada 3 :<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) mereka yang mengenal Allah<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) mereka yang mencari kebenaran<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) mereka yang tidak berpengetahuan dan tidak mencari kebenaran.<br />Golongan yang terakhir inilah yang paling rendah dan tak baik sekali dan mereka akan ikut sebarang ketua dengan buta seperti kambing<br />15. Insan tak akan melihat kesalahan seorang yang bersifat tawadhu&#8217; dan lemah<br />16. Janganlah kamu takut kepada sesiapa melainkan dosamu terhadap Allah<br />17. Mereka yang mencari kesilapan dirinya sendiri adalah selamat dari mencari kesilapan orang lain<br />18. Harga diri seseorang itu adalah berdasarkan apa yang ia lakukan untuk memperbaiki dirinya<br />19. Manusia sebenarnya sedang tidur tetapi akan bangun bila ia mati<br />20. Jika kamu mempunyai sepenuh keyakinan akan Al-Haq dan kebenaran, nescaya keyakinanmu tetap tidak akan berubah walaupun terbuka rahsia2 kebenaran itu.</p>
<p>21. Allah merahmati mereka yang kenal akan dirinya dan tidak melampaui batas<br />22. Sifat seseorang tersembunyi disebalik lidahnya<br />23. Seorang yang membantu adalah sayapnya seorang yang meminta<br />24. Insan tidur di atas kematian anaknya tetapi tidak tidur di atas kehilangan hartanya<br />25. Barangsiapa yang mencari apa yang tidak mengenainya nescaya hilang apa yang mengenainya<br />26. Mereka yang mendengar orang yang mengumpat terdiri daripada golongan mereka yang mengumpat<br />27. Kegelisahan adalah lebih sukar dari kesabaran<br />28. Seorang yang hamba kepada syahwatnya adalah seorang yang lebih hina daripada seorang hamba kepada hamba<br />29. Orang yang dengki marah kepada orang tidak berdosa<br />30. Putus harapan adalah satu kebebasan, mengharap (kepada manusia) adalah suatu kehambaan</p>
<p>31. Sangkaan seorang yang berakal adalah suatu ramalan<br />32. Seorang akan mendapat tauladan di atas apa yang dilihat<br />33. Taat kepada perempuan(selain ibu) adalah kejahilan yang paling besar<br />34. Kejahatan itu mengumpulkan kecelaan yang memalukan<br />35. Jika berharta, berniagalah dengan Allah dengan bersedekah<br />36. Janganlah kamu lihat siapa yang berkata tetapi lihat apa yang dikatakannya<br />37. Tidak ada percintaan dengan sifat yang berpura-pura<br />38. Tidak ada pakaian yang lebih indah daripada keselamatan<br />39. Kebiasaan lisan adalah apa yang telah dibiasakannya<br />40.Jika kamu telah menguasai musuhmu,maafkanlah mereka, kerana perbuatan itu adalah syukur kepada kejayaan yang telah kamu perolehi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=41&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/40-nasihat-saidina-ali-ibn-abi-talib-kw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 perkara yang sia-sia</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/10-perkara-yang-sia-sia/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/10-perkara-yang-sia-sia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 17:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA['aalim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/10-perkara-yang-sia-sia/</guid>
		<description><![CDATA[Sufyan Ats-Tsauri, seorang ulama hadis yang terkemuka, menyatakan bahawa ada sepuluh hal yang termasuk dalam kategori sia-sia, iaitu:- 1. Laki-laki atau wanita yang berdoa untuk dirinya sendiri tetapi tidak dimohonkannya doa untuk ibu-bapanya sendiri dan kaum Muslimin. 2. Orang yang kerapkali membaca Al Quran tetapi tidak membaca secara tertib sampai seratus ayat tiap-tiap hari. 3. &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/10-perkara-yang-sia-sia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=40&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Cool Space" href="http://www.flickr.com/photos/24374725@N00/2430613231/"><img style="margin:0 10px;" src="http://static.flickr.com/3003/2430613231_6ecf785e66_m.jpg" align="right" border="0"> </a>Sufyan Ats-Tsauri, seorang ulama hadis yang terkemuka, menyatakan bahawa ada sepuluh hal yang termasuk dalam kategori sia-sia, iaitu:-
<p>1. Laki-laki atau wanita yang berdoa untuk dirinya sendiri tetapi tidak dimohonkannya doa untuk ibu-bapanya sendiri dan kaum Muslimin.
<p>2. Orang yang kerapkali membaca Al Quran tetapi tidak membaca secara tertib sampai seratus ayat tiap-tiap hari.
<p>3. Laki-laki yang masuk ke dalam masjid, kemudian ia keluar kembali dari masjid itu tanpa mengerjakan solat tahiyatul-masjid.
<p>4. Orang-orang yang melewati tanah perkuburan tetapi tidak mengucapkan salam kepada penghuni-penghuni kubur dan tidak mendoakan untuk keselamatan arwah-arwah mereka.
<p>5. Laki-laki yang masuk pada hari Jumaat ke suatu kota, kemudian ia keluar lagi dari kota itu tanpa mengerjakan solat Jumaat berjemaah.
<p>6. Laki-laki atau wanita yang tinggal di suatu lingkungan dengan seorang ulama, tapi dia tidak mempergunakan kesempatan itu untuk menambah ilmu pengetahuan.
<p>7. Dua orang laki-laki yang bersahabat tetapi mereka tidak saling menanyakan tentang keadaan masing-masing dan keluarganya.
<p>8. Laki-laki yang mengundang seseorang menjadi tetamunya tetapi tidak diacuhkan dan tidak dilayani tetamunya itu.
<p>9. Pemuda yang menjadikan zaman mudanya berlalu begitu saja tanpa memanfaatkan waktu yang berharga itu untuk menuntut ilmu dan meningkatkan budi pekerti.
<p>10.Orang yang tidak menyedari jiran tetangganya yang merintih lantaran kelaparan, sedangkan ia sendiri makan kekenyangan di dalam rumahnya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=40&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/10-perkara-yang-sia-sia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/3003/2430613231_6ecf785e66_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>AURAT WANITA &#8212; Dari Firman Allah SWT dan hadis-hadis Nabi SAW</title>
		<link>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/20/aurat-wanita-dari-firman-allah-swt-dan-hadis-hadis-nabi-saw/</link>
		<comments>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/20/aurat-wanita-dari-firman-allah-swt-dan-hadis-hadis-nabi-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 15:43:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aLKasabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daawah.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/22/aurat-wanita-dari-firman-allah-swt-dan-hadis-hadis-nabi-saw/</guid>
		<description><![CDATA[1. Bulu kening — Menurut Bukhari, &#8220;Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening.&#8221; Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari. 2. Kaki (tumit kaki) —&#8221;Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.&#8221; An-Nur: 31. Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan &#8230; <a href="http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/20/aurat-wanita-dari-firman-allah-swt-dan-hadis-hadis-nabi-saw/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=39&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Bulu kening — Menurut Bukhari, &#8220;Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening.&#8221; Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari.</p>
<p>2. Kaki (tumit kaki) —&#8221;Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.&#8221; An-Nur: 31. Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki.</p>
<p>3. Wangian — &#8220;Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina.&#8221; Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.</p>
<p>4. Dada — &#8220;Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka. &#8220;An-Nur : 31</p>
<p>5. Gigi — &#8220;Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya. &#8220;Riwayat At-Thabrani, &#8220;Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah&#8221;. Riwayat Bukhari dan Muslim.</p>
<p>6. Muka dan leher — &#8220;Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu.&#8221; Keterangan: Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.</p>
<p>7. Muka dan Tangan — &#8220;Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja.&#8221; Riwayat Muslim dan Bukhari.</p>
<p>8. Tangan — &#8220;Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya&#8221;. Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.</p>
<p>9. Mata – &#8220;Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya.&#8221; An Nur : 31. Sabda Nabi SAW, “Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama, pandangan seterusnya tidak dibenarkan.&#8221; Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.</p>
<p>10. Mulut (suara) &#8211; &#8220;Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik.&#8221; Al Ahzab: 32. Sabda SAW, &#8220;Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi.&#8221; Riwayat Ibn Majah.</p>
<p>11. Kemaluan &#8211; “Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka. &#8221; An Nur : 31.</p>
<p>&#8220;Apabila seorang perempuan itu sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya.&#8221; Riwayat Al Bazzar. &#8220;Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah.&#8221; Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.</p>
<p>12. Pakaian — &#8220;Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti.&#8221; Riwayat Ahmad, Abu Daud, An Nasaii dan Ibn Majah.</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya sebilangan ahli neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya.&#8221; Riwayat Bukhari dan Muslim. Keterangan: Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.&#8221;Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuan mu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang.&#8221; Al Ahzab : 59.</p>
<p>13. Rambut — &#8220;Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya.&#8221; Riwayat Bukhari dan Muslim.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kalabisa.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kalabisa.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kalabisa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kalabisa.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kalabisa.wordpress.com&amp;blog=2923752&amp;post=39&amp;subd=kalabisa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kalabisa.wordpress.com/2008/04/20/aurat-wanita-dari-firman-allah-swt-dan-hadis-hadis-nabi-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e07631f2e33bb45548ad614424253cc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aLKasabi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
